Hal ini tentunya tidak asing lagi bagi peserta didik SMA Negeri 8 Tangerang kelas XI. Memainkan seruling atau pianika menjadi materi setiap pelajaran Seni Budaya. Sejauh ini, sudah 3 lagu yang sudah dimainkan, 2 diantaranya sudah dinilai.
Memang semakin lama lagu yang dimainkan semakin sulit. Pada saat lagu pertama masih cukup mudah, masih banyak yang memakai seruling. Akan tetapi, karena lagu kedua dan ketiga semakin sulit, akhirnya banyak yang mengganti alat musiknya dengan pianika.
Terlebih lagi di lagu ketiga, kami memainkan lagu dari Kerispatih, yaitu Lagu Rindu. Memang lagu ini cukup sulit untuk dimainkan. Akan tetapi, saya terus berusaha berlatih sehingga saya mendapatkan hasil yang terbaik.
Kamis, 15 November 2012
Watching Film in English
Mungkin banyak peserta didik SMA Negeri 8 Tangerang kelas XI yang menyaksikan film pada saat pelajaran TIK. Jam pelajaran TIK dipakai untuk menonton film. Tapi bagaimana jika menonton film pada saat pelajaran Bahasa Inggris ?
Hal itulah yang terjadi di kelas saya, XI IPA.2. Pada saat itu adalah waktu untuk presentasi yang telah dibagi ke dalam beberapa kelompok. Akan tetapi, karena tidak ada yang presentasi dan ada permintaan dari peserta didik, maka kami diijinkan untuk menonton film.
Akhirnya, kami menyaksikan film yang sebelumnya sempat terhenti pada saat pelajaran TIK. Tentunya kami menggunakan sub-title Bahasa Inggris. Kami sangat senang dapat menyelesaikan film tersebut.
Hal itulah yang terjadi di kelas saya, XI IPA.2. Pada saat itu adalah waktu untuk presentasi yang telah dibagi ke dalam beberapa kelompok. Akan tetapi, karena tidak ada yang presentasi dan ada permintaan dari peserta didik, maka kami diijinkan untuk menonton film.
Akhirnya, kami menyaksikan film yang sebelumnya sempat terhenti pada saat pelajaran TIK. Tentunya kami menggunakan sub-title Bahasa Inggris. Kami sangat senang dapat menyelesaikan film tersebut.
Car Free Day SMA Negeri 8 Tangerang
Pada hari Kamis, 8 November 2012, SMA Negeri 8 Tangerang menyelanggarakan Car Free Day. Program ini dilaksanakan untuk menciptakan lingkungan yang bebas polusi di SMA Negeri 8 Tangerang. Seluruh warga SMA Negeri 8 Tangerang dilarang menggunakan kendaraan bermotor ke sekolah.
Sebagai alternatif kendaraan, banyak peserta didik SMA Negeri 8 Tangerang yang menggunakan sepeda. Hal ini dikarenakan sepeda merupakan salah satu kendaraan ramah lingkungan yang paling efektif. Meskipun jarak yang harus ditempuh cukup jauh, hal ini tidak menghambat keinginan peserta didik SMA Negeri 8 Tangerang untuk menggunakan sepeda.
Selain program Car Free Day, kami juga mengenakan pakaian batik dan celana panjang hitam ke sekolah menggantikan seragam kotak - kotak dan celana putih. Mungkin hal ini merupakan salah satu perhatian SMA Negeri 8 Tangerang kepada para pemakai sepeda agar tidak kotor. Akan tetapi karena penyampaian informasi yang kurang jelas mengakibatkan beberapa siswa SMA Negeri 8 Tangerang salah pakaian dan mendapatkan hukuman dari pihak kedisiplinan SMA Negeri 8 Tangerang.
Sebagai alternatif kendaraan, banyak peserta didik SMA Negeri 8 Tangerang yang menggunakan sepeda. Hal ini dikarenakan sepeda merupakan salah satu kendaraan ramah lingkungan yang paling efektif. Meskipun jarak yang harus ditempuh cukup jauh, hal ini tidak menghambat keinginan peserta didik SMA Negeri 8 Tangerang untuk menggunakan sepeda.
Selain program Car Free Day, kami juga mengenakan pakaian batik dan celana panjang hitam ke sekolah menggantikan seragam kotak - kotak dan celana putih. Mungkin hal ini merupakan salah satu perhatian SMA Negeri 8 Tangerang kepada para pemakai sepeda agar tidak kotor. Akan tetapi karena penyampaian informasi yang kurang jelas mengakibatkan beberapa siswa SMA Negeri 8 Tangerang salah pakaian dan mendapatkan hukuman dari pihak kedisiplinan SMA Negeri 8 Tangerang.
XI Science.2 Successed Ceremony
Pada tanggal 12 November 2012 yang lalu, kelas saya yaitu XI IPA.2 telah melaksanakan tugas untuk menjadi petugas upacara hari Senin SMA Negeri 8 Tangerang. Pelaksanan dilalui dengan penuh rintangan dan ketenangan, walaupun kami agak tegang dalam melakukannya. Akan tetapi, kami telah berhasil melakukannya.
Sebelum pelaksanaan, kami melakukan latihan, dengan pemusatan latihan terhadap petugas yang menjadi pengibar bendera, pemimpin upacara, dan pengatur upacara ( tura ). Hal ini disebabkan karena ketiga posisi ini merupakan posisi yang paling diperhatikan setiap upacara dan terdapat sedikit perubahan. Meskipun sedikit kesulitan di awal, kami terus berlatih agar mendapatkan hasil terbaik.
Tetapi, ada sedikit tambahan atribut bagi petugas upacara. Kami mengenakan peci hitam dengan lambang Garuda, sarung tangan, dan syal merah putih bagi pengibar bendera. Pemakaian atribut ini berdasarkan perintah kepala sekolah untuk dipakai oleh petugas upacara setiap hari Senin di SMA Negeri 8 Tangerang. Kelas saya menjadi kelas pertama yang mengenakan atribut tersebut sehingga menarik perhatian dalam upacara.
Sebelum pelaksanaan, kami melakukan latihan, dengan pemusatan latihan terhadap petugas yang menjadi pengibar bendera, pemimpin upacara, dan pengatur upacara ( tura ). Hal ini disebabkan karena ketiga posisi ini merupakan posisi yang paling diperhatikan setiap upacara dan terdapat sedikit perubahan. Meskipun sedikit kesulitan di awal, kami terus berlatih agar mendapatkan hasil terbaik.
Tetapi, ada sedikit tambahan atribut bagi petugas upacara. Kami mengenakan peci hitam dengan lambang Garuda, sarung tangan, dan syal merah putih bagi pengibar bendera. Pemakaian atribut ini berdasarkan perintah kepala sekolah untuk dipakai oleh petugas upacara setiap hari Senin di SMA Negeri 8 Tangerang. Kelas saya menjadi kelas pertama yang mengenakan atribut tersebut sehingga menarik perhatian dalam upacara.
Senin, 12 November 2012
Kebiasaan Guru SMA Negeri 8 Tangerang
Mungkin semua siswa SMA Negeri 8 Tangerang memiliki kenangan dengan guru - guru di SMA Negeri 8 Tangerang. Mungkin kenangan itu lucu, menarik, ataupun mengharukan. Akan tetapi, terdapat satu kebiasaan yang dilakukan oleh mayoritas guru di SMA Negeri 8 Tangerang.
Salah satu kebiasaan yang dilakukan oleh banyak guru di SMA Negeri 8 Tangerang adalah berdiri pada saat siswa memberikan salam. Kebiasaan ini sebagai bukti bahwa guru menghargai siswa, tidak hanya siswa yang menghargai guru. Hal ini tentu saja menimbulkan efek positif bagi siswa dan guru.
Meskipun hal ini tidak dilakukan oleh semua guru SMA Negeri 8 Tangerang, tetapi kita wajib menghargai semua guru. Bagaimanapun juga, guru adalah orang tua kita di sekolah. Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa bagi muridnya.
Salah satu kebiasaan yang dilakukan oleh banyak guru di SMA Negeri 8 Tangerang adalah berdiri pada saat siswa memberikan salam. Kebiasaan ini sebagai bukti bahwa guru menghargai siswa, tidak hanya siswa yang menghargai guru. Hal ini tentu saja menimbulkan efek positif bagi siswa dan guru.
Meskipun hal ini tidak dilakukan oleh semua guru SMA Negeri 8 Tangerang, tetapi kita wajib menghargai semua guru. Bagaimanapun juga, guru adalah orang tua kita di sekolah. Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa bagi muridnya.
Minggu, 11 November 2012
Lomba Tata Upacara Bendera
Lomba Tata Upacara Bendera ( LTUB ) adalah sebuah lomba yang diadakan oleh Disporbudpar Provinsi Banten. Lomba ini diselenggarakan antar kota dan kabupaten se-Provinsi Banten. Lomba ini trerakhir kali diselenggarakan di Kabupaten Serang, tepatnya di Gelanggang Olah Raga Ciceri, pada tahun 2010.
Lomba ini berupa sebuah lomba tata upacara yang diselenggarakan setiap hari Senin di semua sekolah. SMA Negeri 8 Tangerang terpilih menjadi wakil Kota Tangerang tingkat SMA, selain SD Negeri 6 Tangerang untuk tingkat SD dan SMP Negeri 9 Tangerang untuk tingkat SMP. SMA Negeri 8 Tangerang terpilih menjadi wakil Kota Tangerang tingkat SMA karena dinilai menyelenggarakan upacara setiap hari Senin sesuai dengan prosedur yang benar.
Terakhir kali SMA Negeri 8 Tangerang mengikuti Lomba Tata Upacara Bendera pada tahun 2010, dengan meraih juara II. Pada tahun ini, pelaksanaan lomba agak berbeda dengan pelaksanaan tahun - tahun sebelumnya. Pada tahun ini lomba dilaksanakan di sekolah masing - masing, tepatnya pada tanggal 25 November 2012 oleh peserta lomba dan tanggal 26 November 2012 oleh semua guru dan siswa SMA Negeri 8 Tangerang. Kita tentunya berharap agar SMA Negeri 8 Tangerang sebagai wakil Kota Tangerang tingkat SMA meraih juara I pada Lomba Tata Upacara Bendera 2012.
Lomba ini berupa sebuah lomba tata upacara yang diselenggarakan setiap hari Senin di semua sekolah. SMA Negeri 8 Tangerang terpilih menjadi wakil Kota Tangerang tingkat SMA, selain SD Negeri 6 Tangerang untuk tingkat SD dan SMP Negeri 9 Tangerang untuk tingkat SMP. SMA Negeri 8 Tangerang terpilih menjadi wakil Kota Tangerang tingkat SMA karena dinilai menyelenggarakan upacara setiap hari Senin sesuai dengan prosedur yang benar.
Terakhir kali SMA Negeri 8 Tangerang mengikuti Lomba Tata Upacara Bendera pada tahun 2010, dengan meraih juara II. Pada tahun ini, pelaksanaan lomba agak berbeda dengan pelaksanaan tahun - tahun sebelumnya. Pada tahun ini lomba dilaksanakan di sekolah masing - masing, tepatnya pada tanggal 25 November 2012 oleh peserta lomba dan tanggal 26 November 2012 oleh semua guru dan siswa SMA Negeri 8 Tangerang. Kita tentunya berharap agar SMA Negeri 8 Tangerang sebagai wakil Kota Tangerang tingkat SMA meraih juara I pada Lomba Tata Upacara Bendera 2012.
Senin, 05 November 2012
Liga Pussel SMAN 8 Tangerang
Mungkin agak aneh di telinga kita jika mendengar kata "Pussel", namun kata yang satu ini tentunya akrab bagi siswa dan guru SMAN 8 Tangerang. Ya, Liga Pussel adalah nama sebuah kompetisi futsal antar kelas yang dipertandingkan setiap pulang sekolah. Kompetisi ini diikuti oleh seluruh kelas, dengan ada beberapa tim yang terdiri dari dua kelas karena kekurangan pemain, dan guru - guru SMAN 8 Tangerang. Kompetisi yang diadakan setiap Semester I ini tentu saja memberi warna tersendiri di SMAN 8 Tangerang.
Akan tetapi, apakah kalian sudah mengetahui apa itu arti "Pussel" ? Kata "Pussel" adalah sebuah singkatan dari "Pulang Sekolah". Sesuai dengan waktu penyelenggaraannya, Liga Pussel selalu diadakan setelah pulang sekolah. Liga Pussel sebelumnya dapat mempertandingkan dua hingga tiga pertandingan setiap pulang sekolah, akan tetapi karena waktu pulang sekolah SMAN 8 Tangerang telah diperpanjang hingga pukul 2.45 siang, menyusul ditiadakannya kegiatan belajar pada hari Sabtu dan diganti dengan kegiatan ekstrakulikuler, maka Liga Pussel hanya diselenggarakan satu kali, maksimal dua kali setiap pulang sekolah.
Meskipun kelas saya ( XI IPA.2 ) bukan kelas unggulan juara Liga Pussel, namun setidaknya kelas saya telah meraih satu kali kemenangan dari tiga pertandingan, yaitu di pertandingan terakhir melawan XI IPA.5 dengan skor 6 - 3. Walaupun kelas saya tidak lolos penyisihan grup, saya berharap tahun depan kelas saya dapat bermain lebih baik dan mendapatkan hasil terbaik.
Akan tetapi, apakah kalian sudah mengetahui apa itu arti "Pussel" ? Kata "Pussel" adalah sebuah singkatan dari "Pulang Sekolah". Sesuai dengan waktu penyelenggaraannya, Liga Pussel selalu diadakan setelah pulang sekolah. Liga Pussel sebelumnya dapat mempertandingkan dua hingga tiga pertandingan setiap pulang sekolah, akan tetapi karena waktu pulang sekolah SMAN 8 Tangerang telah diperpanjang hingga pukul 2.45 siang, menyusul ditiadakannya kegiatan belajar pada hari Sabtu dan diganti dengan kegiatan ekstrakulikuler, maka Liga Pussel hanya diselenggarakan satu kali, maksimal dua kali setiap pulang sekolah.
Meskipun kelas saya ( XI IPA.2 ) bukan kelas unggulan juara Liga Pussel, namun setidaknya kelas saya telah meraih satu kali kemenangan dari tiga pertandingan, yaitu di pertandingan terakhir melawan XI IPA.5 dengan skor 6 - 3. Walaupun kelas saya tidak lolos penyisihan grup, saya berharap tahun depan kelas saya dapat bermain lebih baik dan mendapatkan hasil terbaik.
Langganan:
Postingan (Atom)